HATIKU ITU SEMPIT

Gambar
Kau bilang ku yang termanis... Itu sudah biasa. Kau bilang aku yang terbaik... Sudah sering ku dengar. Kau puji aku setiap hari. Hingga hatiku bergetar...cinta... Tak sanggup menahan bahagia. Kau nyaman berada di sisiku. Ku harap itu bukan bualan. Yang kan menguap disiang hari. Saat panas hati tak tertahankan. Melihat yang lebih baik dari aku. Orang kaya itu banyak. Orang ganteng juga banyak. Yang tulus sama kamu? Cuma diriku. Aku tak akan kembali lagi. Jika kamu berkhianat sekali. Karna prisip cintaku hanya ada satu. Setialah sampai mati. Karna aku juga orang yang setia. Berhenti mencari cinta saat kutemukan dirimu. Karena ruang hatiku itu sempit. Hanya cukup untuk kamu sayang... #ricuvani Sabtu, 14 Oktober 2020 11:22

PENYESALAN


Kusapa rindu yang merasuk di kalbu.
Cukup lama lahir dan bersemayam.
Tak melebur...oleh serbuk cintamu.
Bahkan membuatnya subur...dan tak terkendali.

Sebuah batu di sungai...telah terjamah lumut-lumut hijau.
Hilang cerianya...
Bersama dengan...hilangnya kisah kita yang manis dahulu.
Saat kita...belum mengenal ibukota.

10 tahun yang lalu...
Kita berkaos oblong.
Kerahnya melebar...dobleh sebelah kanan.
Gambar sablon...pecah mengelotok.
Celana jeans sisa lebaran...masih mewah kita pakai.

Kita duduk berdampingan...di atas batu itu.
Berbicara tentang mimpi yang indah.
Mengalir begitu saja...tanpa keraguan.
Seperti air sungai...yang mengalir di bawah kita.

Aroma minyak kayu putih...menambah jelas kenangan itu.
Benda yang selalu kau bawa...saat kita ke sungai.
Agar nyamuk-nyamuk nakal...tidak mengganggu kita.

Masih terasa...sentuhan telapak tanganmu...di sekujur lengan tangan kananku.
Saat kamu...mengoleskan minyak kayu putih itu.

Banyak mata yang melihat kedekatan kita.
Mereka tidak iri...
Temanku...orang di sekitarku...mereka semua orang baik.
Seperti sebuah keluarga besar saja.
Seperti aku mengharapkan...berkeluarga denganmu di masa depan.

Namun aku sadar...cinta saja tidak cukup untuk meminangmu.
Aku bukan orang kaya...yang duduk saja menunggu warisan orangtua.
Aku harus bekerja keras...merantau ke ibukota.
Ibukota menjanjikan segalanya...
Kata tetangga sih...yang sukses dan kaya di Jakarta.

Aku merantau ke Jakarta...
Kamu juga merantau ke Jakarta.
Sama-sama ke Jakarta tapi di tempat berbeda.
Sama-sama bekerja...tapi berbeda profesi.
Aku menjadi satpam...kamu menjadi ART...asisten rumah tangga.

Kita terpisah jarak tempat dan waktu.
Dan waktu...lebih nakal dari nyamuk di sungai.
Ia berhasil memisahkan kita.
Karena kita...sama-sama terbuai dengan indahnya ibukota.

Seiring berjalannya waktu...
Kita sibuk masing-maing.
Cinta terkikis sampai habis.
Hingga aku dan kamu...melahirkan cinta lagi...dengan orang yang berbeda.
Bahkan sekarang...kamu sudah berkeluarga dengannya.
Dan aku...putus di tengah jalan.

Hingga akhirnya...aku mengingat lagi...kenangan bersamamu dahulu.
Cinta tumbuh lagi setelah terluka.
Walau perasaan ini...tidak pantas lagi di sebut dengan cinta.
Perasaan ini lebih pantas disebut sebagai...penyesalan.

#ricuvani Selasa, 20 Oktober 2020 11:00

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HONEYKU

KONTRAK CINTA

KUTUKAN CINTA